You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengawasan Pangan Telah Sasar 60 Pasar
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

DKI Perketat Pengawasan Panganan Berbahaya

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperketat pengawasan pangan di pasaran. Hingga akhir Maret, Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta telah melakukan pengawasan pangan ke 60 pasar taradisional.

Sisanya akan kita lakukan pengawasan ke swalayan dan sumpermarket

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas KPKP DKI Jakarta, Sri Haryati mengatakan, dari seluruh pasar tradisional di bawah pengelolaan PD Pasar Jaya, pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap 126 pasar yang menjual panganan segar. Selain itu, pengawasan juga akan dilakukan terhadap lima sentra perikanan di Jakarta.

Petugas Temukan Makanan Berformalin di Gandaria City

"Sisanya akan kita lakukan pengawasan ke swalayan dan sumpermarket. Masing-masing lokasi akan dilakukan sebanyak lima kali," ujarnya, Rabu (23/3).

Dari pengawasan yang sudah dilakukan ke 60 pasar, sebanyak 3.790 sampel dikumpulkan. Hasilnya, sebanyak 109 sampel yang terdiri dari tahu, jambal roti, udang tambak, ikan terisi, cumi asin, kakap, jambal, kembung banjar, tuna, cucut, dan cumi segar mengandung zat berbahaya.

"Kiosnya kita pasangi stiker dan pedagang kita beri peringatan. Kalau kedapatan lagi, kita sudah sepakat dengan PD Pasar Jaya untuk mengeluarkan pedagang dari pasar," tegasnya.

Selain tim yang dibentuk oleh pihaknya, Sri mengakui pihak PD Pasar Jaya juga sudah membentuk tim tersendiri untuk melakukan pengawasan. Sehingga, secara rutin diluar tim-nya, tim PD Pasar Jaya akan melakukan pengawasan pangan di masing-masing pasar yang sudah ditentukan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1184 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1163 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye949 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye933 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye848 personBudhi Firmansyah Surapati