You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
vaksin cegah rabies dok bj
photo Doc - Beritajakarta.id

Cegah Rabies di Jakpus, 41 Hewan Diamankan

Untuk mengantisipasi penularan penyakit rabies, Suku Dinas Peternakan dan Pertanian Jakarta Pusat gencar melakukan razia terhadap hewan penular rabies (HPR), seperti anjing, kucing dan kera yang berkeliaran bebas di wilayah pemukiman warga. Tercatat, periode Januari-Mei ada 41 ekor hewan yang diamankan.



"Dari hasil razia selama semester awal kita amankan 15 ekor anjing, 16 ekor kucing dan 10 ekor kera. Puluhan hewan itu disita karena pemiliknya membiarkan berkeliaran bebas di lingkungan pemukiman," kata Ishom Setyawan, Kepala Sudin Peternakan dan Pertanian Jakarta Pusat, Rabu (11/6).

Ishom menjelaskan, razia tersebut dilakukan atas permintaan warga yang mengaku resah dengan keberadaan hewan-hewan tersebut, lantaran dibiarkan pemiliknya berkeliaran bebas ke pemukiman. "Hewan yang paling banyak dilaporkan meresahkan warga adalah monyet," ujarnya.

Cegah Rabies, 62 Anjing Liar Dirazia

Menurut Ishom, puluhan hewan yang diamankan itu selanjutnya dibawa dan diperiksa ke Balai Kesehatan Hewan dan Ikan (BKHI) di Ragunan, Jakarta Selatan. Di BKHI tersebut, hewan yang positif rabies akan langsung disuntik mati.

"Kera yang bersih dari rabies selanjutnya dikarantina di BKHI. Sedangkan kucing dan anjing akan diadopsi orang yang mau memelihara dan merawat," ungkap Ishom.

Ishom melanjutkan, selain merazia hewan ke wilayah pemukiman, pihaknya juga menggelar kegiatan penyuluhan bahaya rabies dan vaksinasi hewan peliharaan warga di masing-masing kelurahan. "Kita bawa dokter hewan untuk memvaksinasi hewan peliharan warga," tukasnya.

Selama melancarakan razia ke pemukiman warga, pihaknya tidak pernah mendapatkan perlawanan atau dituntut ganti rugi dari sang pemilik hewan. "Pemilik hewan umumnya kooperatif, tidak ada yang minta ganti rugi atau melawan," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7972 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6786 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1772 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1541 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1459 personFakhrizal Fakhri