You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bawa Celurit, Empat Pak Ogah Terjaring Razia
photo Nurito - Beritajakarta.id

Bawa Celurit, Jukir Liar Diamankan

Empat juru parkir (jukir) liar terjaring razia yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur di sejumlah ruas jalan. Dalam razia tersebut, satu dari empat jukir yang dikenal dengan sebutan Pak Ogah ini diserahkan ke Mapolsek Duren Sawit karena membawa sebilah celurit.

Dari awal saya curiga gerak gerik mereka, apalagi di punggungnya ada ransel

Kepala Satuan Pelaksana Satpol PP kecamatan Duren Sawit, Andik Sukaryanto mengatakan, empat Pak Ogah itu masing-masing diamankan dari Jalan Raden Inten sebanyak dua orang.  Tepatnya saat mengatur lalu lintas di U-Turn depan SMKN 48 dan dekat Pos Pol pertigaan Kalimalang. Sementara dua jukir lainnya dijaring di Jalan I Gusti Ngurah Rai Ujung.

"Dari awal saya curiga gerak gerik mereka, apalagi di punggungnya ada ransel. Saya langsung periksa ranselnya dan ternyata benar, ada sebilah celurit di dalamnya," katanya, Selasa (29/3).

5 Jukir Liar di Jl Yos Sudarso Diciduk

Andik menjelaskan, sampai kini satu orang jukir yang membawa sebilah celurit masih dimintai keterangan di Mapolsek Duren Sawit. Sedangkan tiga jukir lainnya telah diserahkan ke Suku Dinas Sosial Jakarta Timur untuk dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Ceger, Cipayung.

Razia itu sendiri melibatkan sekitar 15 personel Satpol PP kelurahan dan kecamatan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1172 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye853 personBudhi Firmansyah Surapati