You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Nelayan Pulau Untung Jawa Dirampok
photo Suparni - Beritajakarta.id

Nelayan Pulau Untung Jawa Dirampok

Tiba-tiba mereka didatangi tiga orang tidak dikenal menggunakan speed boat yang membawa dan menodongkan pistol

Sebuah kapal nelayan KM Kumbang Laut, dirampok gerombolan perompak di perairan Pulau Sebira, Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu. Walau tidak sampai melukai korban yang merupakan nelayan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan, para perompak berhasil menggondol sejumlah barang berharga dan hasil tangkapan ikan di dalam kapal.

Lurah Kelurahan Pulau Untung Jawa, Badri Yosi mengatakan, para korban, nakhoda KM Kumbang Laut, Omin (49) dan kelima ABK nya merupakan warga RT 01/02. Saat dirampok, mereka tengah mencari ikan di perairan Pulau Sebira.

Nelayan Pulau Sebira Minta Polisi Patroli Laut

"Kejadiannya sekitar pukul 02.30 dini hari tadi. Tiba-tiba mereka didatangi tiga orang tidak dikenal menggunakan speed boat yang membawa dan menodongkan pistol," ujarnya, Kamis (7/4).

Tidak hanya menodongkan pistolnya, gerombolan perompak pun sempat meletuskan pistol mereka untuk mengancam para nelayan. Setelah nakhoda dan awaknya tidak berdaya, perompak pun leluasa menjarah barang di dalam KM Kumbang Laut.

"GPS, Sounder (satelit),  satu unit genset, dua buah aki, 15 liter bensin, lima liter oli, tiga unit HP dan dua kwintal ikan hasil tangkapan, diambil. Saat ini korban tengah melapor ke Polisi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1183 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati