You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
TKD PNS DKI Berdasarkan KPI
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

TKD PNS DKI Berdasarkan KPI

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan dalam waktu dekat ini akan menerapkan sistem penilaian kerja berdasarkan key performance indicator (KPI). Rencananya sistem tersebut akan mulai diterapkan dua pekan lagi. Kebijakan ini diambil mengingat tunjangan kinerja daerah (TKD) pegawai negeri sipil (PNS) cukup tinggi.

Kami sudah bikin KPI, minggu depan atau dua minggu lagi mesti tanda tangan KPI, kamu mau kerja apa, dapat berapa, ada poinnya

"Kami sudah bikin KPI, minggu depan atau dua minggu lagi mesti tanda tangan KPI, kamu mau kerja apa, dapat berapa, ada poinnya," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (7/4).

Nantinya TKD setiap PNS akan disesuaikan dengan pengisian KPI itu. Jika tidak mencapai target maka TKD yang diterima tidak akan penuh. "Nanti TKD berdasarkan pengisian KPI. Kalau kamu ga mencapai target gaji nggak sampai segitu," tegasnya.

CPNS BPKAD DKI Meninggal di Balai Kota

Basuki mengakui alokasi gaji kepada PNS tahun ini cukup tinggi, yakni mencapai Rp 18 triliun. Untuk itu dirinya akan memperketat pemberian TKD.

Basuki menambahkan hampir 50 persen alokasi gaji pegawai untuk guru dan perawat. Dirinya juga sudah melakukan moratorium penerimaan PNS, sehingga jumlah PNS akan terus berkurang.

"Memang tinggi, kami mau pecat-pecatin. Begitu kami tentukan TKD pakai poin, orang nggak bisa mencapai poin penuh. Pakai KPI lebih susah lagi kayak swasta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye2018 personAnita Karyati
  2. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1040 personTiyo Surya Sakti
  3. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye988 personDessy Suciati
  4. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye949 personFakhrizal Fakhri
  5. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye886 personDessy Suciati