You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Minta Laporan Kegiatan Diunggah ke IJakarta
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Basuki Minta Laporan Kegiatan Diunggah ke IJakarta

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan pendukungnya mengunggah laporan hasil pekerjaan program ke aplikasi iJakarta. Sehingga bisa menjadi arsip, dan datanya dapat dipergunakan oleh masyarakat.

Makanya kita mau laporan pekerjaan yang sudah dilakukan dari tingkat kota semua bisa masuk aplikasi tersebut. Jadi bisa kelihatan masyarakat semua

‎"Makanya kita mau laporan pekerjaan yang sudah dilakukan dari tingkat kota semua bisa masuk aplikasi tersebut. Jadi bisa kelihatan masyarakat semua," ujarnya dalam rapat pimpinan, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/4).

Pembaca Buku dengan IJakarta Capai 16 Ribu

Menurut Basuki, ‎dengan adanya banyak data tersebut bisa bermanfaat secara luas. Salah satunya bagi mahasiswa yang membutuhkan data belajar tentang program dan kinerja pemerintah DKI untuk pembuatan makalah dan lainnya.

"Jadi dibuat aja per wilayah untuk datanya. Seluruh laporan camat dan lurah bisa dimasukkan di dalam buku elektronik itu," tandasnya.

Aplikasi iJakarta sendiri saat ini bisa diakses masyarakat melalui ponsel berbasis android dan iphone. Aplikasi ini merupakan aplikasi perpustakaan digital sebagai media mempercepat penyampaian informasi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1200 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1189 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye987 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye954 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye862 personBudhi Firmansyah Surapati