You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
       Lubang di Jl Malabar Ancam Keselamatan Pengendara
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Lubang di Jl Malabar Bahayakan Pengendara

Pengendara motor yang melintas di Jalan Malabar, Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan harus waspada. Sebab, akses jalan yang menghubungkan Jalan Papandayan dan Jalan Raya Sultan Agung itu berkondisi rusak dan berlubang.

Sudah lama ini, cuma nggak pernah dirapiin. Ini kan jalan sepi, kadang motor suka ngebut

Pantauan Beritajakarta.com, di ruas jalan tersebut sedikitnya ada dua lubang yang membahayakan. Panjang kedua lubang tersebut sekitar 70 sentimeter sampai satu meter dengan lebar kira-kira 40 sentimeter dan kedalaman 10 sentimeter

Agus (29), warga setempat mengatakan, kondisi jalan berlubang di kawasan ini sudah terjadi sejak dua bulan terakhir. Akibatnya, tak sedikit dari pengendara harus melambatkan laju kendaraan untuk menghindari lubang.

Jalan Rusak di Jl Rasuna Said Diperbaiki

"Sudah lama ini, cuma nggak pernah dirapiin. Ini kan jalan sepi, kadang motor suka ngebut. Ada yang ngantem lubang, ada juga yang rem mendadak," ungkapnya, Senin (11/4).

Ia menuturkan, selain berlubang, pasir di ruas jalan ini juga membahayakan pengendara. Beberapa hari terakhir jalan di lokasi bahkan sempat memakan korban.

"Beberapa hari lalu ada motor hampir tergelincir. Untungnya nggak kenapa-kenapa. Bahaya nih kalau nggak cepat ditutup lubangnya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1303 personTiyo Surya Sakti
  2. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye1164 personFakhrizal Fakhri
  3. Lansia di Jaktim Dimotivasi Terapkan Pola Hidup Sehat dan Produktif

    access_time03-09-2026 remove_red_eye800 personNurito
  4. Bank Jakarta Raih KEJAR Award 2026

    access_time30-08-2026 remove_red_eye798 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Paparkan Kebijakan Umum Perubahan APBD 2026

    access_time31-08-2026 remove_red_eye787 personBudhi Firmansyah Surapati