Jalan Inspeksi Ciliwung Minim Penerangan
Warga Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, mengeluhkan kondisi Jalan Inspeksi Kali Ciliwung yang minim penerangan. Padahal jalan ini sekitar dua kilometer dari jembatan Kampung Melayu hingga Tongtek mulai selesai.
Masih banyak titik jalan yang gelap gulita. Lampu sorot yang ada masih kurang. Harusnya sih dipasangi lampu PJU menggunakan tiang seperti di jalan umum
Pantauan Beritajakarta.com, Selasa (12/4) malam, sejumlah titik masih terlihat gelap. Tidak ada penerangan sama sekali. Seperti di belakang rumah susun (Rusun) Jatinegara Barat, RS Premier, Sekolah Santa Maria dan sejumlah titik lainnya. Titik jalan gelap terdapat di wilayah RW 01 dan RW 02 Kampung Pulo.
Ada lampu sorot yang dipasang di sejumlah titik. Hanya saja keberadaan lampu sorot masih sangat minim dan tidak mampu menerangi seluruh badan jalan yang lebarnya rata-rata sekitar enam sampai delapan meter.
Jalan Inspeksi Kali Sunter di Pulogadung LongsorSonip (51), warga RT 01/02 Kampung Pulo mengatakan, banyak titik jalan yang gelap. Wilayahnya terdapat di belakang Sekolah Santa Maria, ruas jalan yang gelap mencapai 500-700 meter lebih. Kendati demikian lingkungan tersebut cukup aman. Tidak pernah terdengar kasus tindak kriminal di tempat gelap itu.
"Masih banyak titik jalan yang gelap gulita. Lampu sorot yang ada masih kurang. Harusnya sih dipasangi lampu PJU menggunakan tiang seperti di jalan umum," kata Sonip, Rabu (13/4).
Kosim (44), salah satu warga RT 13/01 Kampung Pulo lainnya menambahkan, saat ini lampu sorot yang ada milik perusahaan swasta, kontraktor proyek normalisasi. Lampu itu sering dipindah sesuai dengan lokasi pekerjaan. Sehingga banyak lokasi jalan yang gelap.
"Lampu sorot yang ada sering dipindah-pindah oleh pekerja. Jadi ya lokasi yang terang tidak rata, lebih banyak jalan yang gelapnya dibanding yang terang," tandasnya.
Di jalan inspeksi ini, banyak sepeda motor milik warga yang diparkir di pinggir jalan. Mereka sengaja memarkirkan sepeda motornya untuk memudahkan aktifitas. Sedangkan untuk menuju jalan inspeksi, warga memasang tangga di sejumlah titik untuk akses masuk. Sebab kondisi jalan inspeksi dengan jalan lingkungan jauh lebih tinggi.