You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Budaya Kerja Bakti Bersih Lingkungan di DKI Dipertahankan
photo Doc - Beritajakarta.id

Budaya Kerja Bakti Bersih Lingkungan di DKI Dipertahankan

Peran petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di DKI Jakarta sangat besar untuk memelihara kebersihan lingkungan. Namun begitu, budaya gotong royong dan kerja bakti di permukiman juga tetap dilestarikan.

Sekarang masih ada gotong royong atau kerja bakti di Jakarta, setelah ada PPSU. Setiap hari Minggu masih kok dan lebih semangat

"Sekarang masih ada gotong royong atau kerja bakti di Jakarta, setelah ada PPSU. Setiap hari Minggu masih kok dan lebih semangat," kata Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/4).

Namun, lanjut Basuki, kerja bakti hanya bisa dilakukan satu pekan sekali. Sehingga untuk memelihara kebersihan di hari kerja diperlukan petugas PPSU.

PPSU Cawang Bersihkan Lumpur Sisa Banjir

"Kalau di Jakarta cuma ngandalin kerja bakti tiap hari, ada enggak yang mau kerja bakti kalian? Enggak bisa, orang cari duit kok," ujarnya.

Selain itu, PPSU juga menjangkau di perumahan mewah. Karena sangat jarang warga yang ada di perumahan mewah melakukan kerja bakti setiap pekan.

"Di perumahan mewah juga nggak ada. Terus kalau jakarta bersihin seminggu sekali, bersih enggak? tiap hari, hitungan jam juga ada sampah lagi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye30186 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2778 personTiyo Surya Sakti
  3. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2390 personDessy Suciati
  4. Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

    access_time08-04-2026 remove_red_eye1468 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1278 personFakhrizal Fakhri