You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pendistribusian Raskin di Jakbar Terbaik
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Pendistribusian Raskin di Jakbar Lebih Baik

Pendistribusian beras rakyat miskin (raskin) tahun 2016 di Jakarta Barat, dinilai lebih baik dari tahun sebelumnya. Pelaksanaan tahun ini tidak terdapat permasalahan dan disalurkan tepat waktu.

Bahkan, kelancaran distribusi serta jumlah piutang yang sedikit di Jakarta Barat, lebih baik dibanding lima wilayah lain

Kabag Kesejahteraan Sosial Jakarta Barat, Nuraini Sylvana mengatakan, bulan April 2016, Bulog mendistribusikan raskin sebanyak 8.573.040 kilogram (Kg) kepada 47.628 RTS (Rumah Tangga Sasaran). Penyaluran raskin mengacu pada pagu data 2015 serta penerima manfaat yakni RTS yang diatur dalam pedoman umum raskin tahun 2015.

Distribusi Raskin di Jaksel Banyak yang Salah Sasaran

"Tahun ini lebih baik. Bahkan, kelancaran distribusi serta jumlah piutang yang sedikit di Jakarta Barat, lebih baik dibanding lima wilayah lain," ujarnya, Senin (18/2). 

Dikatakan Nuraini, lancarnya distribusi tidak terlepas dari kinerja para lurah. Petugas di lapangan pun tidak berani bermain-main. Bila ada yang janggal, warga juga dapat melaporkan hal tersebut ke gubernur.

"Raskin  yang didistribusikan kepada warga memiliki kualitas baik setara dengan harga beras di pasaran Rp 11 ribu per kilogram. Namun dibeli oleh rakyat miskin hanya sebesar  Rp 1.600 per kilogram," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye7481 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1283 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1186 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1046 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye931 personBudhi Firmansyah Surapati