You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tanggul Kali Caglak Jebol
photo Nurito - Beritajakarta.id

Tanggul Kali Caglak di Cibubur Jebol

Tanggul Kali Caglak di Jl Sanun RT 04/05, Cibubur, Circas, Jakarta Timur jebol diterjang banjir, Kamis (21/4). Jebolnya tanggul itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 05.00 saat kali meluap.

Untuk sementara tanggul ditutup menggunakan karung pasir dan kerikil

Pantauan Beritajakarta.com, tanggul yang jebol ini panjangnya sekitar 6-7 meter.  Tinggi tanggul jebol yang berada di sisi barat Kali Caglak ini mencapai 1-1,5 meter dengan lebar sekitar 40 sentimeter.

Sekitar 10 pekerja dari Sudin Tata Air Jakarra Timur langsung menutup tanggul jebol ini menggunakan karung pasir dan kerikil.

Ini Penanganan Banjir di Jatipadang

Air dari Kali Caglak, langsung meluap ke lingkungan sekitar. Terutama sebuah kolam pemancingan ikan milik warga. Pada sejumlah bagian tanggul juga kondisinya banyak yang retak. Bahkan ada beberapa titik yang sudah mulai merembes dan airnya mengalir ke permukiman warga.

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana langsung meninjau tanggul itu. Menurutnya untuk sementara tanggul jebol ini ditutup menggunakan karung pasir dan kerikil. Kemudian dibuatkan beronjongan dari bambu, untuk menahan karung. Ke depan tanggul ini akan diperbaiki Sudin Tata Air.

"Untuk sementara tanggul ditutup menggunakan karung pasir dan kerikil. Kemudian diperkuat dengan beronjongan. Ke depan akan diperbaiki Sudin Tata Air," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1201 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1192 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye997 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye956 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye863 personBudhi Firmansyah Surapati