You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penertiban Bangunan di Jl Raya Menceng Dimatangkan
photo Doc - Beritajakarta.id

Penertiban Bangunan di Jl Raya Menceng Dimatangkan

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat terus mematangkan rencana penertiban ratusan bangunan liar yang berdiri Jalan Raya Menceng, Kalideres.

Sudah sekitar 75 persen pemilik bangunan di sepanjang Jalan Raya Menceng telah membongkar sendiri bangunannya

"Sudah sekitar 75 persen pemilik bangunan di sepanjang Jalan Raya Menceng telah membongkar sendiri bangunannya," kata Uus Kuswanto, Camat Kalideres, Minggu (24/4).

Warga Jl Menceng Raya Tidak akan Dapat Ganti Rugi

Ia menyampaikan, berdasarkan hasil pendataan, di kawasan itu terhitung ada 183 bangunan yang akan terkena penertiban. Ratusan bangunan tersebut berada di RW 10 dan RW 11, Tegal Alur sepanjang sekitar 1,5 kilometer.

"Jalan Raya Menceng nantinya akan dilebarkan dari enam meter menjadi 24 meter. Bangunan yang terkena pelabaran ada di RT 05 dan 09 RW 10 dan RT 02, 04 dan 05 di RW 11," ungkapnya.

Uus menjamin, bangunan rumah warga yang terkena pelebaran jalan yakni bangunan tak bersertifikat.

"Bangunan yang telah mengantongi sertifikat kavling sejak tahun 1970- an tidak akan terkena penertiban," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1200 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1189 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye986 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye954 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye862 personBudhi Firmansyah Surapati