You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Budidaya Ikan Datangkan Benih Dari Luar DKI Jakarta
photo Suparni - Beritajakarta.id

Benih Ikan Masih Didatangkan dari Lampung

Suku Dinas Kelautan Dan Perikanan dan Ketahanan Pangan (KPKP) Kepulauan Seribu hingga kini pusat budidaya dan konservasi laut, Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan belum dapat berproduksi jenis ikan selain krapu.

Pembenihan kita di Pulau Tidung belum mampu memproduksi ikan bawal bintang dan kakap putih jadi pembudidaya mendatangkan benihnya dari Lampung

"Pembenihan kita di Pulau Tidung belum mampu memproduksi ikan bawal bintang dan kakap putih jadi pembudidaya mendatangkan benihnya dari Lampung," ujar Sutrisno, Kasudin KPKP Kepulauan Seribu, Senin (25/4).

Dikatakannya, ikan bawal bintang dan kakap putih baru di budidayakan keramba jaring apung (KJA) yang ada di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, sebagai selingan (tumpang sari) sambil menunggu satu tahun panen ikan krapu bantuan dari Dinas KPKP DKI Jakarta.

Nelayan Budidaya Ikan Dimbau Terapkan Sistem Tumpang Sari

"Untuk bawal bintang, lima bulan sudah dapat dipanen dan hasilnya cukup bagus. Panen perdana mereka mencapai tiga ton dengan harga per kilo mencapai Rp 55.000," tandasnya.

Sebagai percobaan pembudidaya akan menghitung ulang hasil panen ikan bawal dan kakap tersebut, terkait dengan pengeluaran pakan yang diakui paling besar cost-nya. Di luar ikan bawal dan kakap, pembudidaya juga dilakukan untuk udang putih sebagai selingan yang dapat dipanen lebih cepat yaitu tiga bulan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3241 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2078 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye766 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye758 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye709 personDessy Suciati