You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PKL dan PMKS Ditertibkan di Cilandak
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

PKL dan PMKS Ditertibkan di Cilandak

Petugas Satpol PP Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan melakukan penertiban sembilan lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jl Fatmawati Raya dan Jl RA Kartini, Rabu (4/5). Selain itu lima Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) juga dijaring.

PKL itu sering ditertibkan, tapi kalau lagi nggak dijaga Satpol PP balik lagi. Kuat-kuatan aja, dia melanggar kita tertibkan terus

Kasatgas Pol PP Kecamatan Cilandak, Victor Siahaan mengatakan, PKL kerap dikeluhkan masyarakat karena menghambat arus lalu lintas. Sehingga kerap menimbulkan kemacetan, terutama jam-jam sibuk.

"PKL itu sering ditertibkan, tapi kalau lagi nggak dijaga Satpol PP balik lagi. Kuat-kuatan aja, dia melanggar kita tertibkan terus," ucap Victor.

Parkir Liar & PKL Pasar Pondok Labu Ditertibkan

Sementara dua dari lima PMKS yang diamankan petugas yakni juru parkir liar atau pak ogah yang kerap beroperasi di Jalan Fatmawati Raya. Keberadaan mereka dianggap meresahkan pengendara mobil lantaran meminta imbalan uang dengan memaksa.

"Mereka kalau nggak dikasih uang maksa, mobil dipukul, atau bahkan digores. Ini berdasarkan laporan sekaligus tugas kita untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban. Mereka kita data langsung diserahkan ke dinas sosial untuk dibawa ke panti," tandasnya Victor.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6156 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1400 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1277 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1273 personAnita Karyati