You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Homestay Penuh Wisatawan Bisa Menginap Dirumah Warga
photo Suparni - Beritajakarta.id

Penginapan di Kepulauan Seribu Habis Terpesan

Menjelang libur panjang akhir pekan, seluruh homestay di Kepulauan Seribu, sudah habis terpesan. Diperkirakan, lebih dari 8.000 wisatawan mengunjungi pulau permukiman dan wisata selama 5-8 Mei mendatang.

Homestay dan wisma yang ada di pulau permukiman sudah habis terbooking

Ketua Asosiasi Jasa Wisata Kepulauan Seribu, Micky Musleh mengatakan, lebih dari 500 homestay dan wisma yang tersebar pulau-pulau permukiman sudah penuh terpesan. Bahkan pemesanan seluruh penginapan sudah penuh sejak pertengahan April lalu.

TMII Targetkan 120 Ribu Pengunjung

"Homestay dan wisma yang ada di pulau permukiman sudah habis terpesan. Bagi wisatawan backpacker, kemungkinan masih bisa dapat penginapan dari yang booking cancel," ujarnya, Rabu (4/5).

Menurut Mickey, jika tidak dapat penginapan dari pembatalan pemesanan, wisatawan dapat menginap di rumah-rumah warga yang memiliki kamar lebih. 

Selain itu, juga ditawarkan alternatif menyewa tenda yang dapat digelar di Pulau Pramuka dan Pulau Tidung Kecil. Dengan demikian wisatawan masih tetap dapat berwisata di Kepulauan Seribu.

"Alternatifnya itu tadi bisa di rumah warga. Kalau sewa tenda di Pramuka bisa pasang tenda di taman Tanjung Elang atau depan Taman Nasional, atau juga bisa ke Tidung Kecil," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2075 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1050 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye951 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye946 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye918 personNurito