You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
7 Ribu Wisatawan Padati Jembatan Cinta Selama Liburan
photo Suparni - Beritajakarta.id

7 Ribu Wisatawan Kunjungi Jembatan Cinta

Selama libur panjang tangal 5-8 Mei kemarin, Jembatan Cinta, Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, masih menjadi salah satu lokasi wisata primadona di Kepulauan Seribu. Tercatat, lebih dari tujuh ribu wisatawan mengunjungi jembatan yang menjadi ikon Kepulauan Seribu, tersebut.

Sejak Kamis-Minggu kemarin ada sekitar tujuh ribu lebih. Semua berjalan kondusif baik datang maupun balik ke darat.

"Sejak Kamis-Minggu kemarin ada sekitar tujuh ribu lebih. Semua berjalan kondusif baik datang maupun balik ke darat. Tidak ada kejadian khusus," kata Surahman, Lurah Kelurahan Pulau Tidung Kepulauan Seribu Selatan, Senin (9/5).

Jembatan Pulau Cinta Rawan Roboh

Diakui Surahman, kondisi Jembatan Cinta saat ini rawan ambruk karena mengalami korosi. Pihaknya pun terpaksa membatasi pengunjung yang berniat naik ke jembatan. Untuk mengatur wisatawan naik secara bergantian, Ia menempatkan personel Satpol PP.

"Di bawah jembatan juga kita tutup agar kapal tidak melintas. Karena membahayakan pengunjung yang ingin terjun berenang di bawah jembatan," imbuhnya.

Sementara itu, pihaknya meminta maaf atas ketidaknyamanan pengunjung yang mengalami listrik padam pada Kamis (5/5), kemarin. Pemadaman sejak pukul 18.00-21.00 di Pulau Tidung bagian selatan, terjadi akibat beban pemakaian listrik yang berlebih. Hal itu imbas dari kepadatan wisatawan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1202 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1193 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye998 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye957 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye864 personBudhi Firmansyah Surapati