You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ini Salah Satu Penyebab DKI Kehilangan Lahan
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Ini Salah Satu Penyebab DKI Kehilangan Lahan

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku ada banyak kendala dalam memenangkan sengketa lahan di Ibukota. Padahal Biro Hukum DKI Jakarta telah bekerja maksimal dalam perkara yang ditanganinya.

Kami sudah pertahankan dengan baik, dengan cara macam-macam, advice dari luar, tapi kadang putusan bukan ditangan kami

"Kami sudah pertahankan dengan baik, dengan cara macam-macam, advice dari luar, tapi kadang putusan bukan ditangan kami," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (10/5).

Basuki menilai adanya mafia yang bermain dalam beberapa kasus lahan di DKI. Sebab beberapa pihak enggan mengeluarkan data yang justru memberatkan Pemprov DKI Jakarta. "Kadang-kadang memang ada oknum yang tidak keluarkan data yang betul," ucapnya.

DKI akan MoU Pemanfaatan Lahan Kodam Jaya

Bahkan berdasarkan Undang-undang pokok agraria, seharusnya semua verponding yang sudah berjalan selama 30 tahun gugur. Namun saat ini justru masih diterima oleh pengadilan. Sehingga ada beberapa aset Pemprov DKI Jakarta hilang akibat kekalahan.

"Sama saja kayak Undang-undang pokok agraria, sejak 1993 menyatakan semua tanah verfonding itu yang sudah 30 tahun gugur. Tapi hakim kan masih terima untuk diperkarakan, nah itu bukan wewenang saya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1817 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1386 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1060 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1051 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati