You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Fasilitas di Taman Ayodya Banyak Rusak
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

Fasilitas Taman Ayodya Banyak yang Rusak

Sejumlah fasilitas di Taman Ayod‎ya, Jakarta Selatan tidak terawat dengan baik. Pengunjung yang datang pun mengeluhkan fasilitas yang tidak terawat tersebut.

Lampu penerangan taman banyak yang mati membuat kondisi taman remang-remang, memicu perbuatan mesum

Julian (29), salah seorang pengunjung mengatakan, fasilitas perpustakaan apung tidak dijaga dengan baik oleh petugas jaga.

"S‎ehingga buku-bukunya hilang begitu saja, jembatan ke perpustakaan apungnya juga putus," ucapnya kepada Beritajakarta.com, Selasa (17/5).

Perpustakaan Mini Dibangun di Taman Ayodya

Selain mengeluhkan perpustakaan apung, Julian juga mengeluhkan toilet di taman itu yang berubah fungsi. Dari dua toilet, satu diantaranya berubah fungsi menjadi gudang penampungan barang-barang.

"‎Toilet ada dua, tapi satu dibuat gudang. Lampu penerangan taman banyak yang mati membuat kondisi taman remang-remang, memicu perbuatan mesum," katanya.

Ia berharap, Pemprov DKI Jakarta dapat menindaklanjuti keluhannya itu agar warga yang datang ke sana merasa aman.

Saat dihubungi, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Ratna Diah Kurniati mengatakan, dirinya belum mengetahui sejumlah fasilitas yang tidak terawat di Taman Ayodya.

"Sebentar ya mas saya cek dulu. Saya belum tahu. Saya coba hubungi Kasudin Taman Jakarta Selatan dulu," tandasnya.‎

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1203 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati