You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sebagian Besar Air Sungai di DKI Tercemar
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Sebagian Besar Air Sungai di DKI Tercemar

Warga DKI Jakarta diminta tidak mengkonsumsi air sungai yang ada di Ibukota. Sebab sebagian besar air di aliran sungai sudah tercemar limbah.

Kualitas airnya rata-rata memiliki status antara cemar ringan hingga cemar berat. Sudah dilakukan tes di delapan sungai

Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta, Junaedi mengatakan, pihaknya telah melakukan pemantauan delapan sungai di DKI. Dan dari hasil penelitian, terdapat pencemaran ringan hingga berat.

"Kualitas airnya rata-rata memiliki status antara cemar ringan hingga cemar berat. Sudah dilakukan tes di delapan sungai," ujar Junaedi, Jumat (20/5).

Pembersihan Sungai Dilakukan Swakelola Sejak 2013

Menurutnya, dari 80 persen penyebab tercemarnya sungai merupakan limbah rumah tangga. Sedangkan sisanya berasal dari sejumlah usaha yang membuang limbahnya langsung ke dalam sungai.

"Sekarang sedang proses lelang untuk kita pantau lagi sebanyak lima sungai sisanya," katanya.

Adapun data sejumlah sungai yang tercemar antara lain Sungai Ciliwung beberapa parameter telah melebihi baku mutu seperti phosphat, detergent dan organic. Sementara berdasarkan indeks pencemaran Sungai Ciliwung memiliki status antara cemar ringan hingga cemar Berat. Untuk  Sungai Cipinang berdasarkan pemantauan Tahun 2015, Semua parameter kimia seperti phospat, detergent, organic, BOD serta COD telah melebihi baku mutu dengan indeks pencemaran Sungai Cipinang memiliki status antara cemar sedang hinnga cemar berat

Sedangkan untuk Sungai Angke, semua parameter kimia juga sdh melebihi baku mutu dan indeks pencemaran antara cemar ringan hingga cemar berat. Untuk Sungai Mookervart, semua parameter kimia juga sdh melebihi baku mutu dan indeks pencemaran antara cemar sedang hingga cemar berat.

Untuk Sungai Grogol pada beberapa titik pantau di hulu yaitu di Lebak bulus dan Radio Dalam semua parameter kimia masih memenuhi baku mutu. Namun memasuki daerah titik tengah hingga hilir yaitu di daerah Palmerah hingga hilir di Pluit semua parameter kimia telah melebihi baku mutu dan Indeks pencemaran antara cemar ringan hingga cemar berat. Sementara Sungai Sunter, pada semua titik pantau baik hulu maupun hilir semua parameter kimia telah melebihi baku mutu, sedangkan indeks pencemaran antara cemar sedang hingga cemar berat.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2048 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1019 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye916 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye914 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye795 personFakhrizal Fakhri