You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Saluran PHB Permata Hijau Dinormalisasi
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Saluran PHB Permata Hijau Dinormalisasi

Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan melakukan pengerukan lumpur di Saluran PHB Permata Hijau, Kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Lama. Untuk melakukan pengerukan dikerahkan alat berat spider eskavator.

Saluran PHB Permata Hijau paling beberapa sentimeter saja, karena banyak sedimentasi di kali tersebut. Ayam aja bisa main di atas sedimen

Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan, Holi Susanto mengatakan, pengerukan dilakukan lantaran saluran PHB selebar kurang lebih 3,5 meter itu mengalami pendangkalan akibat sedimentasi.

Menurut Holi, akibat tebalnya sedimen, kedalaman eksisting saluran PHB Permata Hijau saat ini hanya sekitar 30 sentimeter.

Eceng Gondok di Saluran PHB Cabang Empat Dibersihkan

"Saluran PHB Permata Hijau paling beberapa sentimeter saja, karena banyak sedimentasi di kali tersebut. Ayam aja bisa main di atas sedimen," kata Holi, Senin (23/5).

Fokus pengerukan saluran PHB sepanjang 500 meter dari mulai pompa TVRI ke arah hilir. Ia memprediksi dibutuhkan waktu tiga bulan untuk menormalisasi saluran ini.

"Untuk kedalaman bervariasi. Semakin ke hilir kami bikin semakin dalam, bisa sedalam dua meter," tandas Holi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1148 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1060 personAnita Karyati
  3. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye889 personDessy Suciati
  4. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye880 personAnita Karyati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye840 personAnita Karyati