You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
KPLH Pantau Kualitas Udara Di Kepulauan Seribu
photo Suparni - Beritajakarta.id

Kepulauan Seribu Pantau Kualitas Udara di 16 Lokasi

Kantor Pengelola Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu mulai melakukan pengawasan dan pengukuran kualitas udara ambien tahun 2016. Rencananya, pemantauan akan dilakukan di 16 titik, di antaranya, Pulau Harapan, Pulau Kelapa, Pulau Panggang dan Pulau Pramuka.

Dari hasil laboratorium Pemkab dapat menentukan kebijakan, semisal mengurangi volume kendaraan dan lain-lain

Kasubid Penanggulangan Kerusakan Ekosistem Biotik Kantor Pengelola Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Binsar Siregar mengatakan, pemantauan untuk menghimpun data kualitas udara. Nantinya, data tersebut akan menjadi basis kebijakan menentukan tindakan.

"Ada 16 titik pantau kualitas udara di Kepulauan Seribu, pada tahun ini. Pemantauan dalam rangka mendapatkan data kualitas udara saat ini," ujarnya, Rabu (25/5).

Transplantasi Karang di Pulau Seribu Rutin Dilakukan

Menurut Binsar, jumlah penduduk dan banyaknya kendaraan bermotor serta kapal nelayan di pulau permukiman berkontribusi terhadap pencemaran udara saat ini. Sementara upaya penekanan dampak pencemaran kurang maksimal karena tidak ada uji emisi seperti di wilayah daratan DKI.

"Dari hasil laboratorium pemkab dapat menentukan kebijakan, semisal mengurangi volume kendaraan dan lain-lain. Hasil lab keluar sekitar 10 hari," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2138 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1123 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1043 personNurito
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1039 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1006 personFakhrizal Fakhri