You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Program Si Gareng Puskesmas Cengkareng Raih Penghargaan
photo Folmer - Beritajakarta.id

Program Si Gareng Puskesmas Cengkareng Raih Penghargaan

Puskesmas Kecamatan Cengkareng meraih penghagaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2015 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Hasil analisa menyatakan bahwa sebagian besar pasien DM tidak paham terhadap kepatuhan berobat

Penghargaan diberikan atas inovasi pelayanan publik sehingga mampu meningkatkan kepatuhan berobat pasien yang mengidap diabetes mellitus (DM) melalui Gendis System di Poli Penyakit Tidak Menular (PTM) Puskesmas Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Kepala Puskesmas Kecamatan Cengkareng, Nurmari Wahyu Hapsari mengatakan, berdasarkan data selama tahun 2014, pasien DM yang berobat di Poli PTM sangat rendah hanya sekitar 30 persen.

Puskesmas Cengkareng Terapkan SMS Gateway

Melihat itu, tim Gugus Kendali Mutu Puskesmas Cengkareng melakukan inovasi pelayanan Gendis System yang bertujuan dalam upaya pengendalian pasien DM. 

"Hasil analisa menyatakan bahwa sebagian besar pasien DM tidak paham terhadap kepatuhan berobat," ujarnya kepada Beritajakarta.com, Selasa (25/5).

Padahal, jika pasien DM tidak konsisten berobat akan berisiko komplikasi penyakit lainnya seperti jantung, ginjal dan bahkan bisa mengakibatkan kebutaan mata.

Dalam Gendis System dikenal dengan program si Gareng alias Sistem Informasi Gateway Puskesmas Cengkareng berbasis sms.

"Nanti operator akan memberikan nomor antrean pengobatan. Ini sangat membantu untuk memotong waktu antrean sekitar satu jam lamanya dan pasien tidak perlu berlama - lama mengantre di loket," tuturnya.

Pasien yang  ingin berobat cukup mengirimkan sms ke nomor telepon 087809193699. Selanjutnya, operator akan memberikan nomor antrean bagi pasien.

Program si gareng, lanjut Nurmari, juga membantu pasien maupun keluarga agar kembali kontrol pemeriksaan ke poli PTM sekitar dua minggu sekali.

"Operator si Gareng juga wajib mengirimkan pesan sms ke no telepon seluler pasien DM atau keluarganya yang isinya mengingatkan jadwal kontrol ke poli PTM," katanya.

Nurmari menambahkan,  melalui penerapan program si Gareng, kepatuhan pasien DM yang berobat di Poli PTM Puskesmas Cengkareng mengalami peningkatan.  Hingga akhir tahun 2015, angka kepatuhan berobat pasien DM yang semula 30 persen naik menjadi 70 persen.

"Kami juga berencana mengembangkan program Si Gareng untuk pasien ibu hamil dan DBD yang berobat ke Puskesmas Cengkareng," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1796 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1371 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1038 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1037 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye951 personAnita Karyati