You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
       Peran RT/RW Penting untuk Petakan Kerawanan Sosial
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Peran RT/RW Penting untuk Petakan Kerawanan Sosial

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, kasus aborsi yang belakangan terbongkar menegaskan pentingnya peran RT/RW mengawasi lingkungan. Bila terjadi tindakan kriminal atau kerawanan sosial, RT/RW lah yang paling tahu karena paling memahami pemetaan sosial masyarakat.

Bahwa aborsi segala macem, yang paling tahu wilayah itu siapa? RT/RW. Jadi bagaimana kalau kita enggak punya RT RW yang memperhatikan, melaporkan

"Bahwa aborsi segala macem, yang paling tahu wilayah itu siapa? RT/RW. Jadi bagaimana kalau kita enggak punya RT/RW yang memperhatikan, melaporkan?," kata Basuki, di Balai Kota, Kamis (26/5).

Selain untuk melaporkan kerawanan sosial di wilayahnya, laporan RT/RW melalui aplikasi Qlue, juga akan memudahkan pemetaan sosial. Bila pun terjadi bencana, dengan mudah terlacak wilayah yang membutuhkan bantuan.

Basuki Minta Koordinasi Lurah dan RT/RW Ditingkatkan

"Makanya ada RT/RW. Kayak di Jepang, kalau ada gempa, RT/RW-nya ini yang tahu persis ini rumah siapa, rumah siapa," ujarnya.

Tidak hanya itu, semua data dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) juga berawal dari laporan RT/RW. Basuki menilai, lurah, camat dan wali kota tidak maksimal jika tidak ada kepedulian RT/RW terhadap masalah di wilayahnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye6794 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1777 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1139 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1135 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1014 personFakhrizal Fakhri