You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Serbu OP di Pasar Kramat Jati
photo Nurito - Beritajakarta.id

OP di Pasar Kramat Jati Diserbu Pembeli

Operasi Pasar (OP) di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur diserbu pembeli, Rabu (8/6). Selain harganya jauh lebih murah kualitas barang juga dinilai sangat baik. Bahkan, pembeli juga tidak harus memiliki kupon.

Lumayan ada daging murah, ya kita antre saja, tidak masalah. Kan harganya jauh banget dibanding di pasaran

Susi (32), warga Kramat Jati mengatakan, ia datang untuk membeli daging sapi. Di tempat OP, daging sapi beku dijual Rp 85 ribu dan 89 ribu. Padahal di los daging harganya mencapai Rp 120-130 ribu.

"Lumayan ada daging murah, ya kita antre saja, tidak masalah. Kan harganya jauh banget dibanding di pasaran," kata Susi, Rabu (8/6).

Warga Masih Incar Daging dan Gula Pasir di Pasar Murah

Manajer Pasar Kramat Jati, Makmun mengatakan, OP digelar untuk membantu warga yang membutuhkan kebutuhan pokok. Ada sembilan item yang dijual oleh PD Pasar Jaya, yakni  beras dengan harga Rp 8.100 per kilogram. Kemudian gula pasir Rp 14 ribu per kilogram, minyak goreng kemasan Rp 21 ribu per 1,8 liter.

Selain itu tepung terigu Rp 9.100 per kilogram, telur ayam Rp 21 ribu per kilogram, dan daging sapi Rp 85 ribu per kilogram untuk paha depan dan Rp 89 ribu per kilogram untuk paha belakang. Sedangkan untuk ayam broiler dijual Rp 29 ribu per potong. Selanjutnya cabai merah dijual Rp 23 ribu per kilogram dan bawang merah Rp 20 ribu per kilogram.

"Setiap hari kita siapkan 200 kilogram untuk daging sapi dan 200 ekor untuk ayam potong. Semua kita jual murah. Karena ini barang subsidi dari PD pasar Jaya," tandas Makmun.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1168 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1147 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye911 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye906 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye834 personBudhi Firmansyah Surapati