You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pacar Cina di Pasar Mayestik Mengandung Rhodamin B
photo Doc - Beritajakarta.id

Jajanan di Pasar Mayestik Mengandung Rhodamin B

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DKI Jakarta melakukan pengawasan jajanan di Ranch Market Kemang, Kelurahan Bangka dan Pasar Mayestik. Hasilnya, sampel pacar cina merah di Pasar Mayestik mengandung zat kimia berbahaya bagi kesehatan.

Rhodamin B itu untuk pewarna kertas. Pacar cinanya langsung dimusnahkan saat itu juga

Kepala BBPOM di DKI Jakarta, Dewi Prawitasari mengatakan, di Pasar Mayestik, petugas mengambil empat sampel jajanan yang terdiri dari tahu, kolak, pacar cina, kerupuk, dan lontong. Dari hasil uji cepat, petugas mengidentifikasi adanya bahan berbahaya Rhodamin B di jenis makanan pacar cina merah.

"Rhodamin B itu untuk pewarna kertas. Pacar cinanya langsung dimusnahkan saat itu juga. Kepada pedagang kita tanyakan beli bahan di mana untuk diselidiki," kata Dewi, Selasa (21/6).

5 Ton Ikan Semar Berformalin akan Dimusnahkan‎

Kepada pedagang yang bersangkutan, dibuatkan surat pernyataan sekaligus diingatkan agar tidak menjual lagi jajanan tersebut. Apabila ketahuan menjual jajanan dengan kandungan berbahaya akan dilarang berdagang di pasar tersebut.

Sementara di Ranch Market, petugas mengambil 14 sampel jajanan yang terdiri dari tahu, daging asep, aneka krupuk, aneka camilan, dan ikan asin. Dari hasil uji lab, jajanan yang dijual di Ranch Market Kemang bebas bahan berbahaya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye29224 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1635 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1330 personNurito
  4. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1250 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1226 personFolmer