You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Layanan Kesehatan Dicabut Izinnya Kalau Ketahuan Edarkan Vaksin Palsu
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

DKI Pastikan Cabut Izin Klinik Pengguna Vaksin Palsu

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat memastikan, klinik atau fasilitas kesehatan yang sengaja menyalahgunakan vaksin palsu akan ditindak.

Kalau perizinan itu ada di DKI yang ngeluarin, maka automatis akan kita cabut. Dan kepada pengelola, tidak boleh lagi dia membuka yang sama untuk pembelajaran‎

Fasilitas kesehatan itu akan langsung ditutup jika mengantongi izin dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kualitas Puskesmas DKI Tak Kalah dari Klinik Swasta

"Kalau perizinan itu ada di DKI yang ngeluarin, maka automatis akan kita cabut. Dan kepada pengelola, tidak boleh lagi dia membuka yang sama untuk pembelajaran‎," kata Djarot, Senin (18/7).

Sejauh ini Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah mencabut izin praktik Bidan Elly di Ciracas, Jakarta Timur. Oleh sebab itu, Djarot meminta agar warga juga tidak ragu dengan puskesmas di DKI.

"‎Percayalah sama pemerintah. Tidak ada vaksin dikasih puskesmas yang palsu  percayalah," ungkapnya.

Sedangkan untuk sanksi satu rumah sakit swasta di Jakarta Timur menjadi kewenangan pemerintah pusat. Sebab, jika dilihat dari jumlah layanan yang komplit, Rumah Sakit Harapan Bunda terbilang besar dan mewah.

"Kalau rumah sakit Harapan Bunda, itu kalau enggak salah izinnya di Kementerian Kesehatan. Rumah sakit gede‎ itu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6786 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6161 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1401 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1286 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1274 personAnita Karyati