You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Coca Cola Akan Perbaiki Arena Olahraga di Monas
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Perbaikan Arena Olahraga di Monas Gunakan Dana CSR

Arena olahraga di kawasan Monumen Nasional (Monas) segera diperbaiki. Nantinya, perbaikan tidak akan menggunakan dana APBD DKI melainkan melalui program corporate social responsibility (CSR).

Kami minta bantuan CSR lagi supaya, satu lapangan voli, basket, dan lima lapangan futsal dicat bagus lagi

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, arena olahraga yang ada di kawasan Monas saat ini sudah jelek. Beberapa sarana olahraga yang akan diperbaiki yakni lapangan voli, basket, dan futsal.

"Kami minta bantuan CSR lagi supaya, satu lapangan voli, basket, dan lima lapangan futsal dicat bagus lagi," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (19/7).

E-Ticketing Monas Diluncurkan 17 Agustus Mendatang

Nantinya, perbaikan akan dilakukan menggunakan bahan-bahan dari Amerika Serikat dengan kualitas tinggi.

"Dia akan kasih bahan dari Amerika, jadi banyak lapis. Lokasi yang sudah ada dibagusin, sekarang kan jelek," ujarnya.

Selain kawasan Monas, Basuki juga meminta agar arena olahraga di Lapangan Banteng ikut diperbaiki.  Ditargetkan Agustus mendatang perbaikan sudah rampung.

"Saya nawarin di Lapangan Banteng juga, mereka mau kok. Segera dilakukan ini, mungkin Agustus sudah selesai," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye8538 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1297 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1202 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1129 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye945 personBudhi Firmansyah Surapati