You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Minta Puskesmas Proaktif Deteksi Warga
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Basuki Minta Puskesmas Proaktif Deteksi Warga

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta puskesmas untuk lebih proaktif kepada warganya. Sehingga diharapkan bisa menekan angka penyakit di wilayahnya masing-masing.

Saya cuma kritik puskesmas satu, kamu harusnya proaktif, misal ada pasien A sudah jarang cek kandungan harus cari

Basuki mengatakan setiap puskesmas di Jakarta telah memiliki dokter spesialis. Fasilitas kesehatan di puskesmas juga tidak kalah dengan rumah sakit. Bahkan ada beberapa puskesmas yang sudah dinaikan menjadi RSUD tipe D.

"Saya cuma kritik puskesmas satu, kamu harusnya proaktif, misal ada pasien A sudah jarang cek kandungan harus cari," kata Basuki di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (22/7).

Dinkes Diminta Cek Rekam Medis Ibu Aminah

Menurut Basuki, petugas puskesmas harusnya melakukan pengecekan secara rutin warganya, terutama yang sedang mengandung. Sehingga jika ada yang memerlukan perawatan kesehatan bisa langsung ditangani.

"Petugas harusnya cari tahu, kalau dia dua bulan, tiga bulan, nggak balik kontrol," ucapnya.

Dia meminta agar puskesmas keliling bisa lebih aktif lagi. Jika perlu petugas mencatat nomor telepon warga yang mengalami masalah kesehatan.

"Petugas harus gunakan yang puskesmas keliling datangi warga, jadi kita harus maksa, Anda mau berobat kami harus jemput," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11603 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1353 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1307 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1289 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye999 personBudhi Firmansyah Surapati