You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
50 Balita Divaksin Ulang di Puskesmas
photo Nurito - Beritajakarta.id

52 Balita Divaksin Ulang di Puskesmas Ciracas

Puluhan balita divaksin ulang di Puskesmas Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (20/7). Pengamanan dilakukan oleh polisi untuk menghindari kericuhan orangtua balita.

Dari 57 yang terdaftar, hanya 52 balita yang divaksin ulang. Lima lainnya gagal karena sakit

"Dari 57 yang terdaftar, hanya 52 balita yang divaksin ulang. Lima lainnya gagal karena sakit. Layanan vaksin ulang akan terus diberikan selama masih dibutuhkan warga, sambil menunggu arahan lanjut dari Dinas Kesehatan DKI," kata Winarto, Kepala Puskesmas Kecamatan Ciracas.

Kurnia (29), salah satu orangtua balita mengatakan, meski mendapatkan vaksin ulang namun kebanyakan orangtua balita masih khawatir. Setidaknya dampak negatif yang dikhawatirkan akan timbul di kemudian hari. Namun dengan adanya vaksin ulang di puskesmas, ia sedikit lega. Karena ini adalah milik pemerintah.

Warga Geruduk Klinik di Palmerah

"Kita inginnya ada  medical chek up dulu sebelum vaksin ulang. Karena kan masih khawatir cairan apa yang masuk ke dalam tubuh anak kita. Kalau mereka bisa mengatakan itu efeknya tidak ada, kita tidak percaya," kata Kurnia.

Proses vaksinasi ulang di Puskesmas Kecamatan Ciracas sedikit terkendala dengan keterbatasan dokter yang menangani. Balita vaksinasi ulang pun harus berbagi dengan pasien umum.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1338 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1181 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye972 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye946 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye774 personFakhrizal Fakhri
close