You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Oktober, Rencana Induk Ruang Bawah Tanah Monas Rampung
photo Doc - Beritajakarta.id

2015, Ruang Bawah Tanah Monas Mulai Dibangun

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih membuat detail engineering design (DED) serta masterplan atau rencana induk untuk pembuatan ruang bawah tanah Monumen Nasional (Monas). Diperkirakan, bulan September mendatang keduanya rampung dikerjakan. Sehingga pada 2015, pembangunan ruang bawah tanah Monas bisa dikerjakan.

Kira-kira 2-3 bulan ke depan selesai. Pembangunannya tahun depan karena tunggu, desain selesai dulu kan

Kepala Dinas Tata Ruang DKI Jakarta, Gamal Sinurat, mengatakan, saat ini DED dan rencana induk masih terus dikoreksi dan belum final. Pihaknya membuat rencana induk. Sementara DED dikerjakan oleh Dinas Perumahan dan Gedung Pemda.

"Ini kegiatan tahun kemarin dan sudah dibahas oleh BK-DPRD (Badan Kehormatan DPRD) saat gubernur masih aktif, arahannya ada perbaikan. Saat ini sedang diperbaiki oleh kami bersama konsultan," kata Gamal, di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (8/7).

PKL Monas Akan Direlokasi ke Ruang Bawah Tanah

Dikatakan Gamal, perbaikan DED maupun rencana induk diperkirakan akan selesai pada 2-3 bulan ke depan. Keduanya sengaja dikerjakan secara paralel agar cepat selesai dan dapat segera dibangun. "Kira-kira 2-3 bulan ke depan selesai. Pembangunannya tahun depan karena tunggu, desain selesai dulu kan," ucapnya.

Pembangunannya sendiri akan dilakukan oleh Dinas Perumahan dan Gedung Pemda. Dalam ruang bawah tanah Monas, akan dilengkapi fasilitas seperti parkir, museum, serta ruang untuk pedagang kaki lima (PKL).

Pihaknya pun memastikan, pembangunan ruang bawah tanah Monas tidak akan mengganggu konstruksi Tugu Monas. Karena dalam pembangunannya akan menggunakan teknologi canggih. "Tidak akan mengganggu, itu (Tugu Monas) akan tetap dipertahankan," ujarnya.

Rencananya luas ruang bawah tanah Monas yang akan dibangun adalah setengah dari luas permukaan. Selain di bawah tugu, silang Monas dan IRTI juga dibuat ruang bahwa tanah. Anggaran untuk pembuatan rencana induk mencapai Rp 500 juta. Sementara untuk pembangunannya sepenuhnya akan menggunakan dana dari APBD DKI.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7657 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5429 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1599 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1430 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1308 personFakhrizal Fakhri