You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
       Baru Dibangun Breakwater Pulau Panggang Ambrol Dihantam Ombak
photo Suparni - Beritajakarta.id

Breakwater Pulau Panggang Ambrol Dihantam Ombak

Tanggul pemecah ombak atau breakwater di Pulau Panggang Kepulauan Seribu Utara, pagi tadi diketahui ambrol terhantam gelombang ombak.

Belum selesai pengerjaannya, sudah ambrol dihantam ombak, sepertinya baru malam atau pagi hari tadi

Menurut informasi warga sebelumnya tidak ada kerusakan. Namun akibat cuaca ekstrem yang terjadi selama tiga hari ini, breakwater terlihat ambrol.

"Belum selesai pengerjaannya, sudah ambrol dihantam ombak, sepertinya baru malam atau pagi hari tadi," ujar Rachmad, warga Pulau Panggang, Jumat (29/7).

Pengerjaan Breakwater di Pulau Seribu Dikebut

Ambrolnya tanggul pemecah ombak di sisi utara Pulau Panggang ini sepanjang hampir 20 meteran.

Kepala Suku Dinas Tata Air Kepulauan Seribu, Mustajab mengatakan, akan mengevaluasi kerusakan dan penyebabnya. Sejauh ini, karena masih tahap pengerjaan kontruksinya belum terikat kawat sehingga mudah ambrol.

"Dugaan sementara karena masih tahap pengerjaan, antar kubus beton belum terikat kawat untuk keseluruhannya jadi mudah ambrol saat dihantam ombak pasang yang cukup ekstrem, dan ini kejadian sudah kedua kalinya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3300 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2181 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye869 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye838 personDessy Suciati
  5. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye824 personAldi Geri Lumban Tobing