You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Blanko E-KTP di DKI Habis
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Blanko E-KTP di DKI Habis

Pelayanan pencetakan fisik KTP Elektronik (E-KTP) di Jakarta bakal terganggu. Sebab, persediaan blanko E-KTP dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) habis.

Persediaan blanko memang dari Kemendagri, bukan hanya di Jakarta di sejumlah daerah lain sudah sejak lama tidak bisa mencetak e-KTP

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta, Edison Sianturi mengatakan, setiap bulannya kebutuhan pencetakan E-KTP sebanyak 40 ribu blanko. Namun saat diajukan kembali ke Kemendagri hanya diberi kisaran 2-3 ribu blanko

"Persediaan blanko memang dari Kemendagri, bukan hanya di Jakarta di sejumlah daerah lain sudah sejak lama tidak bisa mencetak e-KTP," ujarnya, Rabu (8/3).

Blanko E-KTP di DKI Semakin Menipis

Akibat habisnya blanko tersebut, lanjut Edison, petugas hanya bisa memberikan surat keterangan untuk mengganti fisik e-KTP. Dan jika sudah ada stok lalu selesai di cetak, warga pemegang surat keterangan akan segera dihubungi.

"Makanya di surat keterangan tersebut kita minta warga sertakan nomor telepon yang bisa dihubungi. Kalau sudah dicetak akan segera dihubungi," katanya.

Karena itu pihaknya berharap masyarakat yang belum menerima E-KTP untuk sabar menunggu ketersediaan blanko. Sebab pencetakan blanko merupakan wewenang dari pemerintah pusat.

"Mudah-mudahan secepatnya sudah bisa normal kembali," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2078 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1054 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye956 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye948 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye924 personNurito