You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sebelum Berangkat ke Jamnas X, Ini Pesan Djarot ke Kontigen DKI Jakarta
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Pramuka DKI Harus Maksimalkan Kemampuan di Jamnas ke-10

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat ingin kontingen Gerakan Pramuka DKI Jakarta bisa memberikan seluruh informasi dan potensi yang ada di Ibukota, saat Jambore Nasional (Jamnas) ke-10 nanti.

Utusan harus mampu memberikan berbagai macam informasi, keterampilan, seni budaya dan potensi Jakarta

"‎Utusan harus mampu memberikan berbagai macam informasi, keterampilan, seni budaya dan potensi Jakarta. Itu kepada kaka, adik dan teman kalian se-Indonesia dan luar negeri yang ikut jambore ini," ujar Djarot, saat melepas 250 anggota kontingen Gerakan Pramuka DKI Jakarta, di Balai Kota DKI, Rabu (10/8).

Menurut Djarot, kontingen DKI Jakarta diuntungkan dengan diadakannya Jambore Nasional ke-10, di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. Sehingga seluruh potensi dan kekuatan tim harus dimaksimalkan.

Jaktim Kirim 33 Penggalang ke Jambore Nasional

"Ingatlah, bahwa kalian adalah utusan duta yang mewakili seluruh anggota pramuka di DKI Jakarta, yang jadi tuan rumah adalah DKI Jakarta, banggalah kalian jadi utusan," tandasnya.

Jambore Nasional ke-10 akan dimulai pada 14 Agustus, dan berakhir pada 21 Agustus. Rencana pembukaan jambore akan dilakukan oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1203 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati