You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Pelajari Perubahan Zona Lahan Eks Kedubes Inggris
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Zona Lahan Eks Kedubes Inggris Dipelajari

Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta akan mempelajari perubahan zona di eks lahan Kedutaan Besar (Kedubea) Inggris.

Tapi masalahnya ada beberapa persen di situ akan dihijaukan. Saya sedang pelajari apakah dari zona merah bisa jadi zona hijau

Sebelumnya lahan itu adalah zona merah yang peruntukannya sebagai perkantoran. Namun rencananya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengubah menjadi taman.

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Djafar Muchlisin mengatakan, tidak semua lahan eks Kedubes Inggris adalah merah, sebagian zona adalah hijau sebagai taman. Oleh sebab itu, pihaknya akan mempelajarinya terlebih dahulu.

Harga Lahan Eks Kedubes Inggris Sesuai Appraisal

"Itu kan setahu saya zona itu satu khusus untuk kantor. Tapi masalahnya ada beberapa persen di situ akan dihijaukan. Saya sedang pelajari apakah dari zona merah bisa jadi zona hijau," kata Djafar, Jumat (19/8).

Pihaknya juga tidak akan membongkar gedung yang sudah ada. Mengingat gedung itu merupakan situs peninggalan. Gedung akan dijadikan sebagai pusat pengendali lalu lintas. Pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

"Itu kan gedungnya dijadikan situs peninggalan, kami kerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Itu akan dipertahankan jadi tempat cagar budaya," katanya.

Sedangkan taman yang akan dibangun sebagai tempat menyalurkan aspirasi warga di kawasan Bundaran Hotel Indonesia. Konsep taman yang dibangun mirip dengan Taman Pandang Istana yang baru saja diresmikan di kawasan Monas.

"Buat masyarakat juga sangat bermanfaaat untuk sampaikan aspirasi, jadi tidak lagi gunakan jalanan. ini pemanfaaatannya untuk masyarakat juga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5067 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1814 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1757 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1554 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1528 personAnita Karyati