You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin Damkar Jakpus Lakukan Penyedotan Underpass Blosom
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Banjir di Underpass Blosom Disedot

Banjir setinggi 1,5 meter yang sempat merendam Underpass Blosom di Jalan Dakota Raya, Kebon Kosong, Kemayoran, kini telah berhasil ditangani Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Senin (5/9) sore.

Penyedotan mulai pukul 07.30 setelah menerima laporan dari masyarakat dan pukul 15.30 penyedotan selesai dilakukan,

Kepala Seksi Sektor Kemayoran Sudin PKP Jakarta Pusat, Unggul Wibowo mengatakan, underpass ini sudah tergenang sejak Minggu (4/9) malam sekitar pukul 22.30, akibat hujan deras. Sementara hanya satu pompa yang berfungsi dari tiga pompa air yang tersedia.

"Penyedotan mulai pukul 07.30 setelah menerima laporan dari masyarakat dan pukul 15.30 penyedotan selesai dilakukan," kata Unggul, Senin (5/9).

Pembangunan Flyover & Underpass Dimulai September

Ia menambahkan, untuk melakukan penyedotan pihaknya mengerahkan dua unit pompa dan dua unit mobil pendukung serta 20 petugas. Saat ini underpass yang menghubungkan kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat dengan Sunter di Jakarta Utara sudah bisa dilalui kendaraan.

"Lokasi itu merupakan lahan milik Pusat Pengelolaan Kawasan Kemayoran (PPKK). Saat ini underpass sudah bisa dilalui kendaraan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12532 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1384 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1373 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1322 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1029 personBudhi Firmansyah Surapati