You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Museum Bahari Ramai Dikunjungi Anak Muda
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Ratusan Wisatawan Kunjungi Museum Bahari

Libur panjang jelang hari raya Idul Adha 1437 nampaknya benar-benar dimanfaatkan sebagian muda-mudi warga Jakarta untuk berwisata. Tidak hanya memenuhi tempat wisata hiburan, sejumlah museum pun tak luput dari serbuan pengunjung.

Ini pertama kali, ternyata unik-unik ya, banyak perahu dari nusantara di sini

Seperti halnya Museum Bahari di Jalan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, sejak pukul 08.00 hingga 16.00 sudah dikunjungi sekitar 227 pengunjung. Umumnya, pengunjung yang didominasi muda-mudi, datang ke museum untuk mempelajari sejarah kebaharian dan kenelayanan bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke ini.

Libur Panjang, Museum Bahari Ramai Pengunjung

Amanda Despita (17), siswi SMA 35 Jakarta mengatakan, ia datang ke Museum Bahari bersama teman-temannya. Mereka mengunjungi Museum Bahari untuk mendukung tugas kelompoknya yang bertemakan era penjajahan.

"Kita dapat tugas sejarah, dan di sini banyak peninggalannya. Ini pertama kali, ternyata unik-unik ya, banyak perahu dari nusantara di sini," ungkapnya, Sabtu (10/9).

Dinda (25), salah seorang karyawan swasta mengatakan, akhir pekan ini dia dan teman-temannya sengaja menghabiskan waktu mengunjungi tempat-tempat sejarah museum Bank Indonesia, Fatahillah, Nasional dan terakhir Museum Bahari. Mereka sengaja berkunjung lantaran jenuh menghabiskan liburan ke pusat perbelanjaan maupun tempat wisata hiburan.

"Sejarah dunia bahari atau kemaritiman nusantara di sini lebih lengkap. Saya suka sama legenda navigator dunia dan nusantara yang di lantai atas," terangnya.

Selain turis lokal, sejumlah turis mancanegara dari berbagai negara. Kedatangan mereka mulai dari sekedar berwisata hingga memiliki kepentingan penelitian. 

Salah seorang turis mancanegara asal Afrika Selatan yang juga seorang arsitek, Daniella (30) mengatakan, dirinya tertarik dengan arsitektur gedung Museum Bahari. Tidak hanya itu, menurutnya, Jakarta kaya akan sejarah kolonial. 

"Sebagai seorang arsitek, saya senang dengan arsitektur bangunan gedung ini, bagus sekali, kalau dilihat dari jauh pun gedung ini seperti menyimpan sejarah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye39501 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye3424 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1705 personNurito
  4. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1553 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1317 personDessy Suciati