You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
ilustrasi pos dinas damkar
photo Doc - Beritajakarta.id

Pos Damkar Tanah Abang Bukan Lokasi Penampungan PKL

Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) Jakarta Pusat, Rahmat Kristantio membantah tudingan Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Jakarta Pusat, Rustam Effendi yang menyebutkan Kantor Pos Pemadam Kebakaran Tanah Abang dijadikan lokasi penyimpanan barang-barang milik pedagang kaki lima (PKL).

Pos Damkar Tanah Abang bukan lokasi penampungan barang-barang milik PKL. Kejadian kemarin itu inisiatif para PKL yang bersembunyi untuk menghindari razia

"Pos Damkar Tanah Abang bukan lokasi penampungan barang-barang milik PKL. Kejadian kemarin itu inisiatif para PKL yang bersembunyi untuk menghindari razia. Jadi kantor kami bukan menyediakan tempat penampungan PKL," kata Rahmat, Jumat (18/7).

Mantan Kepala Sudin Damkar dan PB Jakarta Timur ini mengaku yakin, Kantor Pos Pemadam Kebakaran Tanah Abang yang lokasinya bersebelahan dengan Pasar Tanah Abang Blok F tersebut tidak pernah menyediakan lokasi untuk penampungan barang-barang PKL. "Saya sering kunjungan ke kantor itu, kadang sidak atau terjadwal, dan saya tidak pernah melihat barang-barang PKL di sana," ujar Rahmat.

Tampung PKL, Kepala Pos Damkar Kena Semprot

Meski begitu, Rahmat berjanji akan melakukan investigasi terkait tudingan Plt Walikota Jakarta Pusat tersebut. "Saya akan menindak anggota saya yang menyalahgunakan wewenang dalam menjalankan tugasnya. Kalau ada anggota saya berbuat curang, tentu akan kita tindak dan jatuhkan sanksi yang tegas," tandasnya.

Seperti diketahui, penertiban PKL di kawasan Pasar Tanah Abang, Kamis (17/7), tak hanya diwarnai keributan antara petugas dengan pedagang. Razia tersebut juga diramaikan insiden adu mulut antara Plt Walikota Jakarta Pusat, Rustam Effendi dengan Kepala Kantor Pos Pemadam Kebakaran Tanah Abang, A Yuliadi.

Penyebabnya, lantaran Kepala Kantor Pemadam Kebakaran tersebut diduga menampung PKL saat dilangsungkannya penertiban. Rustam mengatakan, penertiban PKL dan parkir liar di kawasan Tanah Abang tidak akan mampu berjalan efektif tanpa dukungan dari seluruh pihak, termasuk petugas pemadam kebakaran di lokasi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5344 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1860 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1799 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1790 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1591 personAnita Karyati