You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Akan Konsinyasi Lahan di Bidara Cina
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

DKI akan Konsinyasi Lahan di Bidara Cina

Pembangunan sodetan Ciliwung hingga saat ini masih terkendala dengan pembebasan lahan, khususnya di kawasan Bidara Cina, Jakarta Timur. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih menunggu putusan gugatan dari warga.

Nah itu memang butuh pembebasan lahan. Kalau dia enggak mau, ya kami akan konsinyasi juga

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, untuk pembangunan sodetan Ciliwung diperlukan pembebasan lahan. Namun karena untuk kepentingan masyarakat yang lebih banyak pembebasan lahan akan dilakukan dengan cara konsinyasi.

"Nah itu memang butuh pembebasan lahan. Kalau dia enggak mau, ya kami akan konsinyasi juga," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (30/9).

Sodetan Ciliwung-KBT Bebaskan Banjir di Dua Wilayah

Basuki menjelaskan, sebelumnya ada perbedaan pendapat mengenai peta yang digunakan. Namun pihaknya telah memberikan kembali peta yang benar.

Menurut Basuki pihaknya tidak langsung melakukan penertiban, karena warga memang memiliki sertifikat hak milik (SHM). Karena lahan yang akan digunakan bukan milik pemerintah. Kejadian ini berbeda dengan warga di Bukit Duri maupun Kampung Pulo.

"Tidak langsung bongkar, karena waktu itu posisinya mereka punya surat. Beda kan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2031 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye996 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye897 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye878 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye779 personFakhrizal Fakhri