You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Siapkan Teh dan Kopi Gratis untuk Warga di Balai Kota
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Teh & Kopi Gratis untuk Pengunjung Balai Kota

Setiap harinya Pendopo Balai Kota DKI Jakarta tak pernah sepi dari kunjungan warga yang ingin mengadukan berbagai permasalahannya kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Kan banyak warga yang datang setiap pagi, kami sediakan untuk mereka. Tapi mereka jadi betah, nggak pulang-pulang

Melihat tingginya anstusiasme warga, Pemprov DKI Jakarta berinisiatif menyediakan minuman teh dan kopi gratis bagi warga yang berkunjung. Mengingat tak jarang juga Basuki tiba di Balai Kota pada siang hari karena ada kegiatan di luar kantor.

Sebelumnya sudah tersedia air siap minum. Khusus untuk fasilitas ini, juga bisa dimanfaatkan oleh pengunjung wisata Balai Kota yang dibuka setiap Sabtu dan Minggu.

Pendopo Balai Kota Dipasang Pembatas

Kasubag Administrasi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Maruhal mengatakan, melihat banyaknya warga yang datang setiap pagi, pihaknya berinisiatif menyediakan fasilitas tambahan tersebut.

"Kan banyak warga yang datang setiap pagi, kami sediakan untuk mereka. Mereka jadi betah, nggak pulang-pulang," katanya, di Balai Kota, Jumat (30/9).

Menurutnya warga cukup antusias dengan adanya fasilitas tambahan tersebut. Setiap harinya kopi dan teh yang disediakan selalu habis.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1158 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye931 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati