You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Delegasi Tafisa World 2018 Diharapkan Kunjungi Pasar Tradisional Jakarta
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Delegasi Tafisa World Games Diharapkan Kunjungi Pasar Tradisional

Sejumlah delegasi The Association For International Sport for All (Tafisa) World Games 2016, menghadiri acara Jamuan Makan Malam di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/10).

Kami harapkan para delegasi bisa berkunjung juga di pasar tradisional

Asisten Sekda DKI Jakarta Bidang Kesejahteraan Rakyat (Askesra), Fatahillah mengatakan, kegiatan TAFISA 2016 di Jakarta diharapkan dapat meningkatan pariwisata di Ibukota.

"Di Jakarta ada wisata yang berpartisipasi yakni seperti Monumen Nasional, Ragunan, TMII, Kepulauan Seribu, dan Ancol. Lokasi wisata ini akan berpartisipasi," ungkap Fatahillah dalam sambutannya, Jumat (7/10).

Kesiapan TAFISA World Games 2016 Terus Dimatangkan

Ia juga berharap, sejumlah delegasi bisa menyempatkan berkunjung di sejumlah pasar tradisional di Jakarta.

"Kami harapkan para delegasi bisa berkunjung juga di pasar tradisional," tandasnya.

Oleh sebab itu, kegiatan yang digelar dari 6 - 12 Oktober di Ibukota bisa memberikan kesan yang menarik bagi 87 delegasi Tafisa World Games 2016.

Dalam kesempatan ini, sejumlah delegasi juga dihidangkan makanan khas dari sejumlah daerah di Indonesia seperti sate lilit, gado-gado, bakso, laksa dan lainnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye8835 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1300 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1205 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1144 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye947 personBudhi Firmansyah Surapati