You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Masa Cuti Habis Jokowi Kembali Berkantor Ke Balaikota
photo Doc - Beritajakarta.id

Jokowi Kembali Berkantor di Balaikota

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) kembali berkantor di Balaikota, Rabu (23/7) setelah satu setengah bulan mengambil cuti untuk mengikuti Pemilu Presiden (Pilpres) 2014.

Ini mau urus administrasi dulu di kantor, sama nanti mungkin mau ke DPRD paripurna

Jokowi tiba di Balaikota sekitar pukul 08.00 dengan mobil Kijang Innova hitam bernopol B 1124 BH serta dengan pengawalan dari pihak kepolisian. Begitu turun dari mobil, Jokowi yang mengenakan jam hitam dan dasi merah langsung disambut Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (Kepala KDH dan KLN), Heru Budi Hartono.

Jokowi hanya tertawa dan melempar senyum saat menjawab sejumlah pertanyaan wartawan mengenai jadwal dam permasalahan di Ibukota. "Ini mau urus administrasi dulu di kantor, sama nanti mungkin mau ke DPRD paripurna," kata Jokowi.

23 Juli, Jokowi Kembali Berkantor di Balaikota

Jokowi kembali tertawa saat ditanya wartawan apakah masih ingat segala permasalahan di Jakarta. "Ha ha ha apa? apa? Ya masih banyak (yang harus diurus)," ujarnya sambil berlalu meninggalkan kerumunan wartawan.

Sejumlah staf pengamanan dalam (Pamdal) yang sedang berjaga langsung menyalami Jokowi yang hendak menuju ruang kerjanya. Tak lama kemudian, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang tidak mengetahui kedatangan Jokowi, terlihat tergesa-gesa turun dari ruangannya di lantai 2 menuju ke ruangan Jokowi. Basuki pun tidak mengeluarkan sepatah kata pun dan langsung masuk ke ruang kerja Jokowi.

Basuki mengaku pertemuan bersama Jokowi membahas sejumlah permasalahan di ibu kota. "Soal transportasi tadi sudah ngomong. Soal rel bagaimana, termasuk monorel kita bahas," kata mantan Bupati Belitung Timur ini.

Ia mengatakan, pertemuan juga membahas seputar rencana Pemprov DKI Jakarta untuk menambah armada bus. "Nanti kalau bus sudah cukup, saya mau menyetop BBM subsidi di DKI Jakarta," ujarnya. 

Selain itu, lanjut Basuki, disampaikan pula rencana Pemprov DKI menjadi tuan rumah pelaksanaan Asian Games 2019. "Beliau ingin Asian Games kita bahas, ini kan bantuan pusat kan, jadi kalau misalnya jadi (di Jakarta) mesti terus dikejar," tuturnya.

Ia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta mengusulkan agar aset seperti jalan negara yang ada di Provinsi DKI Jakarta diberikan wewenang pengelolaannya kepada Pemprov DKI. "Jalan-jalan yang menjadi wewenang pemerintah pusat dikasih ke DKI saja," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29654 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11713 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye6911 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye4045 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1819 personAldi Geri Lumban Tobing