You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Minta KPK Bongkar Kecurangan di Dinas P2B dan Tata Ruang
Pemprov DKI Jakarta terus menabuh genderang perang terhadap praktik-praktik korupsi di ibu kota. Setelah menemukan kecurangan dalam uji kendaraan di Balai Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat, pada Rabu (23/7) kemarin.
photo doc - Beritajakarta.id

KPK Diminta Bersihkan Dinas P2B DKI

Pemprov DKI Jakarta terus menabuh genderang perang terhadap praktik-praktik korupsi di ibu kota. Setelah menemukan kecurangan dalam uji kendaraan di Balai Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat, pada Rabu (23/7) kemarin, diharapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga membongkar indikasi kecurangan di Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) dan Dinas Tata Ruang DKI Jakarta.

Mungkin berikutnya akan ada dinas-dinas lain yang dikerjakan juga, yang berhubungan dengan masyarakat misalnya P2B dan Dinas Tata Ruang yang banyak keluhan

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Thajaja Purnama meminta KPK untuk turun tangan membersihkan praktik-praktik korupsi di lingkungan Pemprov DKI, terutama di Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) dan Dinas Tata Ruang. Pasalnya di kedua dinas tersebut banyak keluhan dari masyarakat.

"Mungkin berikutnya akan ada dinas-dinas lain yang dikerjakan juga, yang berhubungan dengan masyarakat misalnya P2B dan Dinas Tata Ruang yang banyak keluhan," kata Basuki, Kamis (24/7).

Jokowi Akan Pecat Petugas Uji Kir Bermasalah

Dikatakan Basuki, temuan KPK terkait dengan pungutan liar (pungli) untuk uji Kir di Balai PKB Kedaung Kali Angke bukan  yang pertama. Sebelumnya KPK juga telah menemukan adanya pungutan liar pada pengelolaan rumah susun (rusun) di bawah Dinas Perumahan dan Gedung Pemda.

"Jadi kemarin sebenarnya tindakan kedua yang dilakukan KPK membantu DKI, setelah yang pertama itu tentang rusun," ucap mantan anggota Komisi II DPR ini.

Temuan pungli di rusun telah ditindaklanjuti oleh Inspektorat DKI Jakarta. Beberapa pegawai negeri sipil (PNS) yang terlibat diusulkan untuk dipecat. "Kami berterima kasih kepada KPK, dulu Pemprov berpikir mana mau sih KPK bantu begitu padahal ini bagian dari pencegahan dalam pelayanan masyarakat," ujarnya.

Basuki menginginkan Pemprov DKI menjadi model pemerintahan yang baik bagi provinsi lainnya. ‎Tak hanya dua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) itu yang akan diselidiki, namun juga seluruh SKPD dan UKPD.

Basuki mengancam, jika terbukti ditemukan penyalahgunaan anggaran dalam SKPD itu, akan langsung dibawa ke kepolisian. Sementara untuk PNS DKI yang terbukti terlibat akan dipecat. "Dinas P2B dan Tata Ruang ini bikin pusing. Tangkap-tangkapin saja semuanya," kata Basuki.

Seperti diketahui, pada Rabu (23/7) kemarin, Basuki bersama dengan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto melakukan sidak di Balai PKB Kedaung Kali Angke. Dalam sidak yang dilakukan banyak kejanggalan dalam proses uji KIR yang dilakukan. ‎Balai PKB tersebut langsung ditutup dan tidak dioperasikan kembali.

Salah satu temuannya adalah 90 persen alat pemeriksaan KIR tidak berfungsi. Basuki juga mengancam pekerja di Balai PKB untuk dipecat. Pasalnya, banyak oknum yang melakukan pungli di sana.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 14.485 Wisatawan Telah Kunjungi Kepulauan Seribu

    access_time03-04-2025 remove_red_eye805 personAnita Karyati
  2. Monas Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

    access_time30-03-2025 remove_red_eye760 personDessy Suciati
  3. Hari Lebaran, 26.581 Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Stasiun Pasar Senen

    access_time31-03-2025 remove_red_eye654 personDessy Suciati
  4. Warga dan Pimpinan OPD Hadiri Open House Bersama Gubernur Pramono

    access_time31-03-2025 remove_red_eye651 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. ASN Pemprov DKI dan Warga Padati Open House Lebaran Wagub Rano

    access_time01-04-2025 remove_red_eye648 personFolmer

Hitung Mundur 22 Juni 2027

00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik