You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembayaran Lahan Eks Kedubes Inggris Tunggu Kelengkapan Dokumen
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Pembayaran Lahan Eks Kedubes Inggris Tunggu Kelengkapan Dokumen

Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta masih menunggu kelengkapan dokumen untuk pembelian lahan eks Kedutaan Besar Inggris. Jika semua dokumen sudah lengkap pembayaran lahan bisa langsung dilakukan. Anggaran sebesar Rp 480 miliar sudah tersedia dalam APBD DKI Jakarta.

Sudah ada kesepakatan untuk pembayaran. Tapi kami tunggu kelengkapan dokumen dulu dari Kedubes Inggris

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Djafar Muchlisin mengatakan, sudah ada kesepakatan yang dilakukan. Namun masih ada beberapa dokumen yang harus dilengkapi lagi.

"Sudah ada kesepakatan untuk pembayaran. Tapi kami tunggu kelengkapan dokumen dulu dari Kedubes Inggris. Masih ada beberapa dokumen yang tercecer," kata Djafar, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (19/10).

SPPHT Lahan Eks Kedubes Inggris Diterbitkan Pekan Depan

Djafar menambahkan pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 480 miliar untuk pembelian lahan seluas 4.185 meter persegi tersebut. Rencana pembelian lahan eks Kedubes Inggris ini sudah ada sejak era Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo.

"Ini sudah tiga tahun tidak selesaai-selesai. Kami harapkan dokumen bisa segera dilengkapi agar langsung dibayarkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1845 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1396 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1086 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1060 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye979 personAnita Karyati