You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hujan Masih akan Mengguyur Jabodetabek
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Jabodetabek Masih akan Diguyur Hujan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pagi hingga malam hari.

Pagi hari umumnya Jabodetabek berpotensi hujan ringan hingga lebat

"Pagi hari umumnya Jabodetabek berpotensi hujan ringan hingga lebat," kata Hary T Djatmiko, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) BMKG, Minggu (23/10).

Sementara untuk siang dan sore hari, potensi hujan ringan  sedang di Depok dan Bogor, sedangkan hujan lebat di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Tangerang dan Bekasi.

Hujan Deras, Jl I Gusti Ngurah Rai Ambles

Sedangkan malam hari, hujan ringan sedang di Jakarta Selatan, Depok, Bogor dan hujan lebat di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Tangerang dan Bekasi.

"Dini hari berawan dan potensi hujan ringan di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Tangerang dan hujan sedang di Kepulauan Seribu, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Bekasi dan Bogor," tandasnya.

Sementara itu, suhu udara di Jakarta mencapai 23-33 derajat celsius dengan kelembaban udara 70-98 persen dan kecepatan angin Utara-Timur Laut 05-25 kilometer per jam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12951 personDessy Suciati
  2. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1578 personFakhrizal Fakhri
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1571 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1505 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1161 personBudhi Firmansyah Surapati