You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI-Bulog Perpanjang Kerjasama Distribusi Beras
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

DKI-Bulog Perpanjang Kerja Sama Distribusi Beras

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) memperpanjang kerja sama dalam hal distribusi beras. Dari kerja sama tersebut, Bulog berkomitmen akan menyediakan stok beras sebanyak 75 ribu ton hingga Maret 2017 mendatang.

Sampai Maret, Bulog akan mendukung kami dengan menyediakan 75 ribu ton beras

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menyampaikan, kerja sama serupa telah dilakukan tahun lalu. Hasilnya harga beras di Ibukota stabil karena adanya dukungan beras dari Bulog.

"Jadi kami ada kesepakatan seperti tahun lalu. Makanya tahun ini sampai Maret, Bulog akan mendukung kami dengan menyediakan 75 ribu ton beras," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (25/10).

Gudang Beras Oplosan di Pasar Induk Sudah Beroperasi Sebulan

Basuki mengungkapkan, pasokan beras dari Bulog ini nantinya akan didistribusikan melalui PT Food Station Tjipinang Jaya dan PD Pasar Jaya. Diharapkan dengan distribusi yang lancar, harga di pasaran bisa ditekan.

"Kalau ingin menekan inflasi, pertumbuhan ekonomi dan logistik, distribusi harus baik. Sekarang kami gabung. Logistik dan distribusi kami satukan," ucapnya.

Ia optimistis langkah seperti ini dapat menghilangkan pedagang yang kerap melakukan penimbunan barang. Sebab, apabila jumlah beras di pasaran berkurang, pihaknya akan langsung melakukan distribusi.

"Kami harapkan nggak ada pedagang manapun yang nekat timbun barang. Kalau mereka nekat timbun barang pasti rugi. Karena uang, stok dan distribusi jaringan kami cukup. Termasuk daging sapi dan daging kerbau yang mulai masuk," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Djarot Kusumayakti mengaku siap menyediakan kebutuhan pangan di Ibukota. Pemprov DKI Jakarta sendiri akan bertugas menyiapkan fasilitas distribusinya.

"Intinya hari ini ada kesepakatan baru. Kami akan mem-back up penuh apa yang menjadi kebutuhan pangan, bahan pokok di Jakarta. Untuk itu Pak Gubernur menyiapkan fasilitas distribusi dan transportasinya," tuturnya.

Ia menambahkan, kerja sama ini juga bertujuan menjaga inflasi di Ibukota. Terlebih kerja sama sebelumnya sudah terbukti berjalan dengan baik.

"DKI akan menjadi sebuah barometer negeri ini, tentu akan dipakai untuk contoh daerah lain," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2053 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1024 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye925 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye921 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye800 personFakhrizal Fakhri