You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hujan Lebat Disertai Angin akan Terjadi di Jabodetabek
photo Doc - Beritajakarta.id

Hujan Lebat Disertai Angin akan Terjadi di Jabodetabek

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dan angin kencang akan terjadi dibeberapa wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) mulai pagi hari hingga malam hari.

Waspada potensi hujan sedang disertai kilat dan angin kencang di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Depok dan Bogor

"Waspada potensi hujan sedang disertai kilat dan angin kencang di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Depok dan Bogor," kata Hary Tirto Djatmiko, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) BMKG, Senin (14/11).

Ia menambahkan, pagi hari umumnya berawan. Sedangkan pada siang dan sore hari potensi hujan ringan di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Tangerang, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Bekasi dan hujan lebat di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Depok dan Bogor.

Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Jabodetabek

Sementara malam hari hujan ringan hingga sedang di Tangerang, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Bekasi, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Depok dan Bogor.

"Dini hari berpotensi hujan ringan di Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara," tandasnya.

Sementara itu, suhu udara di Jakarta mencapai 23-33 derajat celsius dengan kelembaban udara 60-95 persen dan kecepatan angin Tenggara-Barat daya mecapai 05-25 kilometer per jam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12949 personDessy Suciati
  2. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1568 personFakhrizal Fakhri
  3. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1568 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1503 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1158 personBudhi Firmansyah Surapati