You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bangun ITF, DKI Gunakan Skema BOO
photo Doc - Beritajakarta.id

Bangun ITF, DKI Gunakan Skema BOO

Pembangunan Intermediate Treatment Facilities (ITF) akan menggunakan skema build operate own (BOO). Sehingga semua pendanaan akan ditanggung oleh investor yang membangun, tidak menggunakan anggaran dari APBD DKI Jakarta.

BOT yang ngerjain PT Jakpro di Sunter. Nah yang jadi tanggung jawab kami diluar BOT, kami gunakan skema BOO

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, hanya ITF Sunter saja yang menggunakan skema build operate transfer (BOT). Karena pembangunannya diserahkan kepada BUMD DKI, yakni PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

"Jadi ada dua skema, BOT dan BOO. BOT yang ngerjain PT Jakpro di Sunter. Nah yang jadi tanggung jawab kami diluar BOT, kami gunakan skema BOO," kata Isnawa, Sabtu (26/11).

ITF Bisa Produksi Listrik Hingga 30 MW

Pihaknya membuka kesempatan kepada swasta untuk bisa ikut membangun fasilitas pengelolaan sampah di tengah kota ini. Namun mereka harus memenuhi beberapa persyaratan. Salah satunya lahan mereka memiliki lahan seluas 3,5 hektare. Serta bisa menghasilkan listrik minimal 18-20 megawatt.

"Kalau pakai skema BOO mereka (swasta) semua yang tanggung, mulai dari teknologi, finance dan tanah. Cuma penekanannya tanahnya harus peruntukannya industri. Kalau tanahnya PHU atau pemukiman, nggak balal diizinkan," ucapnya.

Total anggaran yang dibutuhkan oleh invenstor mencapai Rp 1,5 triliun. Namun anggaran tersebut belum termasuk untuk pengadaan lahan seluas 3,5 hektare.

"Itu untuk kapasitas sampah mencapai 1.000 sampai 1.200 ton per harinya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7672 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5552 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1618 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1440 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1321 personFakhrizal Fakhri