You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
KPAP DKI Jakarta Targetkan Angka Penderita HIV Tahun 2020 di Temukan
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Jakarta Bebas HIV 2020

Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) DKI Jakarta terus berupaya menekan penyebaran virus HIV/AIDS di wilayah Jakarta melalui program Jakarta Fast Track City 2020 Ending AIDS Epidemic atau Percepatan Jakarta mengakhiri epidemi HIV 2020.

Jika angka yang ditemukan semakin banyak dan segera dilakukan pengobatan dapat menekan jumlah HIV. Bahkan penderita tidak terdeteksi terkena virus HIV

Sekretaris KPAP DKI Jakarta, Rohana Manggala mengatakan, program tersebut sebagai upaya guna mengatasi masalah penularan dan penanggulangan HIV/AIDS yang semakin meningkat di Jakarta. Berdasarkan hasil survei Kementerian Kesehatan, di DKI Jakarta ada 92.920 kasus HIV.

"Sampai dengan tahun 2015 sudah ada 47.440 kasus yang ditemukan dan ditargetkan sisanya 2020 ditemukan," kata Rohana, Sabtu (26/11).

120 PKWT Dishubtrans Ikuti Tes HIV

Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat yang  merasa berisiko terkena HIV/AIDS untuk tes dan konsultasi di Puskesmas kecamatan. Jika terindikasi ditemukan virus HIV, masyarakat juga mendapatkan pengobatan antiretroviral (ARV) secara gratis.

"Jika angka yang ditemukan semakin banyak dan segera dilakukan pengobatan dapat menekan jumlah HIV. Bahkan penderita tidak terdeteksi terkena virus HIV," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1728 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1093 personDessy Suciati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1084 personFolmer
  4. Satpol PP Pesanggrahan Tertibkan Puluhan Spanduk dan Baliho

    access_time30-03-2026 remove_red_eye901 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye884 personFakhrizal Fakhri