You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Belum Terima Balasan Dari Kemendagri
photo Doc - Beritajakarta.id

DKI Tunggu Surat Balasan Kemendagri Terkait Proyek Rusun

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta hingga kini masih menunggu surat balasan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI terkait permintaan perpanjangan waktu 90 hari untuk pembangunan lima rumah susun (rusun) yang dihentikan sementara.

Surat sudah kami kirim ke Kemendagri, tapi belum ada respon

"Surat sudah kami kirim ke Kemendagri, tapi belum ada respon. Saat ini kontraktor lanjut membangun dan menyetop pekerjaan pada akhir tahun anggaran," kata Sumarsono, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/12).

Pria yang akrab disapa Soni ini menjelaskan, hasil pembangunan rusun yang dikerjakan kontraktor nantinya dinilai tim untuk menaksir beban kerja. Mengingat, Pemprov DKI Jakarta hanya akan membayar kontraktor sesuai dengan beban kerja yang sudah dilakukan.

DKI Minta Perpanjangan Waktu Pembangunan Rusun

"Kalau tidak selesai sampai akhir tahun ini, nanti kami bayar yang dikerjakan saja. Tidak seperti dulu pakai uang jaminan. Sekarang kalau pekerjaan tidak selesai kami cut," ucapnya.

Menurut Soni, sisa pekerjaaan yang belum selesai dikerjakan kontraktor akan dilanjutkan tahun depan tanpa dilakukan lelang ulang.

"Ada istilahnya administrasi bisa dititipkan pada anggaran tahun berikutnya. Misalnya kurang lima persen, tidak mungkin dilelang. Ini bisa dilanjutkan masuk administrasi 2017," tandasnya.

Perlu diketahui, sebelumnya Pemprov DKI Jakarta mengirim surat kepada Kemendagri untuk meminta perpanjangan waktu 90 hari bagi pembangunan lima rusun yang dihentikan sementara karena beberapa masalah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5855 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2363 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2111 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1706 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1615 personNurito