You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Plt Gubernur Ajak FKDM Jaga Keamanan Ibukota
photo Nurito - Beritajakarta.id

Plt Gubernur Ajak FKDM Jaga Keamanan Ibukota

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengajak seluruh anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) untuk menjaga keamanan wilayah Ibukota.

Jakarta sangat strategis sebagai pusat pemerintahan. Jadi barometer politik nasional dan internasional. Maka saya minta seluruh kekuatan di FKDM ini harus menjaga Jakarta

Apapun yang terjadi di Jakarta, akan menjadi sorotan nasional namun juga internasional. Sebab Jakarta adalah barometer dan Ibukota negara.

"Jakarta sangat strategis sebagai pusat pemerintahan. Jadi barometer politik nasional dan internasional. Maka saya minta seluruh kekuatan di FKDM ini harus menjaga Jakarta," kata Sumarsono, saat membuka Apel Siaga Kewaspadaan se DKI Jakarta, Selasa (27/12) di GOR Pulogadung, Jakarta Timur.

Tiga Pilar dan FKDM Bersinergi Ciptakan Kondisi Aman

Pihaknya sangat terbantu dengan FKDM. Dimana mereka membantu menginformasikan dan melaporkan pada pemerintah. Baik melalui kecamatan, wali kota, gubernur maupun kepada instansi kepolisian dan TNI.

Sementara, Ketua FKDM DKI Jakarta, Rico Sinaga mengatakan, jumlah anggotanya saat ini sudah mencapai 3.750 personel. Seluruhnya tersebar di setiap sudut wilayah Ibukota.

"Kami akan terus eksis melakukan deteksi dini. Setiap ada persoalan di wilayah selalu dilaporkan ke pemerintah secara berjenjang," tandas Rico.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12275 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1368 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1350 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1307 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1013 personBudhi Firmansyah Surapati